Dalam rangka mempersiapkan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional tahun 2023, pembinaan bagi Dewan Hakim berlangsung di Jambi dengan sukses. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan independensi para hakim dalam menilai peserta MTQ sesuai dengan kaidah yang berlaku.
Pembinaan ini diikuti oleh peserta yang terdiri dari para hakim senior maupun calon hakim dari berbagai provinsi di Indonesia. Dengan tema “Mewujudkan Dewan Hakim yang Profesional dan Amanah untuk Suksesnya MTQ Nasional”, kegiatan ini bertujuan untuk menjamin objektivitas dan kredibilitas penilaian dalam setiap cabang lomba.
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Nasional, dalam sambutannya, menekankan pentingnya pembinaan ini sebagai salah satu kunci sukses penyelenggaraan MTQ. “Dewan Hakim bukan hanya penilai, tetapi juga penjaga integritas ajang MTQ. Kita harus memastikan bahwa setiap peserta dinilai dengan adil dan berdasarkan kemampuan yang sebenarnya,” ujarnya.
Materi pembinaan meliputi penguatan pemahaman terhadap pedoman teknis MTQ, peningkatan wawasan keilmuan Al-Qur’an, serta simulasi penilaian di berbagai cabang lomba, seperti Tilawah, Tartil, Tahfiz, dan Syarhil Qur’an. Selain itu, juga diberikan pelatihan khusus untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan manajemen konflik di lapangan. Dengan pembinaan ini, diharapkan seluruh Dewan Hakim dapat bekerja secara optimal, menjaga objektivitas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen Jambi dalam mendukung pengembangan syiar Al-Qur’an di Indonesia.