Mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang POROS INTIM (Pekan Olahraga, Riset, Orasi Seni, dan Intelektual Indonesia Timur) IV Tahun 2026 yang diselenggarakan di Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu. Kegiatan yang berlangsung selama enam hari, mulai 6 hingga 11 Juli 2026, ini menjadi wadah bagi mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia Timur untuk berkompetisi sekaligus mempererat silaturahmi antarinstitusi.
POROS INTIM IV diikuti oleh delegasi dari berbagai PTKIN di kawasan Indonesia Timur, termasuk IAIN Sultan Amai Gorontalo. Melalui berbagai cabang perlombaan yang mencakup bidang akademik, keagamaan, seni, olahraga, dan intelektual, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong pengembangan potensi mahasiswa serta membangun budaya kompetisi yang sehat, inovatif, dan berintegritas.
Pada pelaksanaan POROS INTIM IV tahun ini, mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir IAIN Sultan Amai Gorontalo berhasil menunjukkan kualitas dan kompetensinya melalui raihan prestasi yang membanggakan. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo mampu bersaing dengan peserta dari berbagai PTKIN lainnya dalam ajang kompetisi tingkat regional.

Prestasi pertama diraih oleh Sultan Aulia yang berhasil menyabet Juara I Cabang Lomba Tahfidz 10 Juz. Keberhasilan tersebut diperoleh setelah melalui rangkaian seleksi dan penilaian yang ketat, meliputi ketepatan hafalan, kefasihan bacaan, penerapan kaidah tajwid, serta kemampuan menjaga kesinambungan hafalan Al-Qur’an. Penampilan yang konsisten dan penuh percaya diri mengantarkan Sultan Aulia menjadi yang terbaik pada cabang perlombaan tersebut.

Selain itu, prestasi membanggakan juga diraih oleh Nur Rahmah Amalia yang memperoleh Juara Harapan II Cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kemampuan akademik dan daya pikir kritis yang ditunjukkan melalui karya ilmiah yang disusun. Karya tersebut dinilai mampu menghadirkan gagasan yang relevan, sistematis, serta memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian Al-Qur’an dalam perspektif akademik.
Keberhasilan kedua mahasiswa tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, tetapi juga bagi seluruh sivitas akademika IAIN Sultan Amai Gorontalo. Prestasi yang diraih mencerminkan hasil dari proses pembinaan akademik, penguatan kompetensi keilmuan, serta komitmen mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan sesuai bidang keahliannya.
Partisipasi IAIN Sultan Amai Gorontalo dalam POROS INTIM IV juga menunjukkan komitmen institusi untuk terus mendukung mahasiswa dalam mengembangkan bakat dan prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Melalui keikutsertaan dalam kompetisi antarmahasiswa PTKIN, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memperluas jejaring, bertukar pengalaman, serta meningkatkan kapasitas diri dalam menghadapi tantangan di tingkat yang lebih luas.
Raihan prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo untuk terus berprestasi, mengembangkan potensi, serta membawa nama baik almamater dalam berbagai kompetisi di tingkat regional maupun nasional. Semangat kompetisi yang ditunjukkan selama POROS INTIM IV menjadi bukti bahwa mahasiswa PTKIN Indonesia Timur memiliki kualitas, integritas, dan daya saing yang mampu memberikan kontribusi positif bagi pengembangan pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia.