HMJ Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Gorontalo Gelar Review Jurnal “Ada Apa dengan Sanad dan Asal Usul Qur’an?” Secara Daring

Categories:

Gorontalo, 24 September 2024 – Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Qur’an dan Tafsir (HMJ Ilmu Qur’an dan Tafsir) IAIN Sultan Amai Gorontalo menggelar kegiatan Review Jurnal dengan judul “Ada Apa dengan Sanad dan Asal Usul Qur’an?” pada 24 September 2024. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Google Meet dan diikuti oleh mahasiswa Ilmu Qur’an dan Tafsir

Review jurnal ini mengangkat topik yang sangat relevan dan penting dalam kajian keilmuan, yaitu tentang sanad dan asal-usul Al-Qur’an. Hardiansyah Pakaya, selaku narasumber, memberikan pemaparan mendalam mengenai peran sanad dalam memastikan keotentikan dan kelangsungan transmisi Al-Qur’an dari masa Nabi Muhammad SAW hingga sampai ke umat Islam di seluruh dunia. Dalam penjelasannya, Hardiansyah mengungkapkan bahwa sanad adalah salah satu komponen utama dalam ilmu Qur’an yang menjamin validitas dan keaslian teks-teks keagamaan. Ia juga mengulas berbagai perspektif terkait asal-usul Al-Qur’an dan bagaimana proses penyebaran Al-Qur’an yang otentik dapat dijaga melalui sanad.

“Sanad adalah kunci utama dalam menjaga kemurnian Al-Qur’an. Tanpa adanya sanad yang jelas dan terjaga dengan baik, keberlanjutan dan keaslian Al-Qur’an yang kita baca saat ini tidak dapat dipastikan,” ujar Hardiansyah Pakaya dalam presentasinya.

Acara ini dipandu oleh Indana Rahmatika Lilirtiqa, yang bertugas sebagai moderator. Dalam peranannya, Indana memastikan jalannya diskusi berjalan lancar dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertanya serta memberikan pandangannya terkait tema yang dibahas. “Kegiatan seperti ini sangat penting bagi kita untuk lebih mendalami pemahaman tentang sanad dan asal usul Al-Qur’an, sebagai bagian dari proses belajar yang berkelanjutan di bidang Ilmu Qur’an,” ungkap Indana dalam sambutannya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta yang hadir aktif dalam berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait materi yang disampaikan oleh narasumber. Beberapa pertanyaan terkait teori-teori yang ada mengenai sanad dan asal usul Qur’an dijawab oleh Hardiansyah dengan penjelasan yang komprehensif. Diskusi yang terjadi menunjukkan betapa pentingnya kajian-kajian ilmiah terkait topik ini dalam memperdalam pemahaman terhadap Al-Qur’an.

Kegiatan ini menegaskan komitmen HMJ Ilmu Qur’an dan Tafsir dalam memberikan wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan pemikiran kritis dan ilmiah mereka dalam kajian keagamaan. Kegiatan review jurnal ini diharapkan dapat memberi kontribusi positif dalam perkembangan ilmu Qur’an dan Tafsir, serta memperkaya pengetahuan mahasiswa dalam bidang ilmu agama.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, HMJ Ilmu Qur’an dan Tafsir IAIN Sultan Amai Gorontalo semakin memperlihatkan dedikasinya dalam mendorong mahasiswa untuk terus berinovasi, menggali ilmu, dan memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan yang berbasis pada kajian keagamaan yang mendalam dan berbobot.