Pengukuhan Peserta Program “Dakwah 30 Hari Tahfidz Al-Qur’an” SMA Wira Bhakti Gorontalo Kerjasama dengan IAIN Sultan Amai Gorontalo

Pada hari yang penuh berkah ini, bertempat di Aula SMA Wira Bhakti Gorontalo, telah dilaksanakan pengukuhan peserta Program “Dakwah 30 Hari Tahfidz Al-Qur’an”, yang merupakan hasil kerja sama antara SMA Wira Bhakti Gorontalo dengan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo. Program ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas keimanan dan kecintaan kepada Al-Qur’an di kalangan generasi muda. Kegiatan yang diikuti oleh para siswa dan siswi dari SMA Wira Bhakti Gorontalo ini berlangsung selama 30 hari, di mana mereka tidak hanya diajarkan untuk menghafal ayat-ayat suci Al-Qur’an, tetapi juga dibimbing untuk memahami tafsir dan makna yang terkandung dalam setiap ayat. Dengan bimbingan para pengajar dari IAIN Sultan Amai Gorontalo, peserta program ini telah menjalani berbagai rangkaian kegiatan dakwah, mulai dari pengajaran tahfidz, kajian keislaman, hingga pembinaan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

Dalam sambutannya, Kepala SMA Wira Bhakti Gorontalo mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas keberhasilan para peserta yang telah berhasil menyelesaikan tantangan 30 hari tersebut. “Program ini bukan hanya sekadar menghafal Al-Qur’an, tetapi juga membentuk pribadi yang lebih baik, lebih dekat dengan Allah SWT, dan siap untuk menjadi generasi yang bermanfaat bagi umat,” ujarnya. Sementara itu, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo dalam pidatonya menekankan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan dalam mengembangkan potensi siswa. “Kerja sama ini adalah bentuk nyata dari komitmen kita untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga unggul dalam akhlak dan spiritualitas,” kata beliau. Pengukuhan peserta ini juga diwarnai dengan pemberian sertifikat dan penghargaan kepada para siswa yang telah menunjukkan prestasi luar biasa dalam menghafal dan memahami Al-Qur’an. Beberapa siswa mendapat apresiasi khusus, sebagai motivasi bagi peserta lainnya untuk terus meningkatkan diri.

Tak hanya itu, acara ini juga diisi dengan tausiyah dari ustadz dan ustadzah yang memberikan pencerahan dan semangat agar para peserta dapat terus menjaga semangat tahfidz mereka, tidak hanya di bulan-bulan tertentu, tetapi sepanjang hidup mereka. “Menghafal Al-Qur’an adalah perjalanan panjang yang tidak berakhir, dan insya Allah setiap ayat yang kita hafal akan menjadi syafa’at di akhirat nanti,” pesan beliau. Pengukuhan ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan tidak hanya mengedepankan pengetahuan dunia, tetapi juga membekali generasi muda dengan nilai-nilai agama yang kokoh. Program “Dakwah 30 Hari Tahfidz Al-Qur’an” ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain dan lembaga pendidikan untuk lebih banyak lagi menyelenggarakan kegiatan yang serupa, guna mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.