Ketua Alumnni IQT, Ruslan Demanto, Sosialisasikan Prodi di Sulteng

Upaya memperkenalkan pendidikan tinggi berbasis keislaman terus digalakkan oleh berbagai perguruan tinggi, salah satunya melalui kegiatan sosialisasi program studi. Hal inilah yang dilakukan oleh Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) IAIN Sultan Amai Gorontalo yang menyelenggarakan kegiatan sosialisasi kepada para siswa dan pelajar muslim di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 29 Januari 2025, mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WITA, bertempat di Masjid Agung At-Tafakkur Buol.

 

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh ratusan siswa dari berbagai sekolah menengah atas dan sejumlah Madrasah Aliyah yang ada di Kabupaten Buol. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan, di mana para pelajar memenuhi area masjid dengan semangat untuk mengenal lebih jauh dunia perkuliahan, khususnya dalam bidang studi Al-Qur’an dan tafsir. Suasana yang hangat dan penuh keakraban turut mewarnai jalannya kegiatan tersebut.

Hadir sebagai pemateri utama, Ruslan Demanto, S.Th.I., yang merupakan alumni Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir IAIN Sultan Amai Gorontalo. Dalam pemaparannya, ia menyampaikan pentingnya memahami Al-Qur’an tidak hanya sebagai bacaan, tetapi juga sebagai pedoman hidup yang harus dikaji secara mendalam melalui disiplin ilmu tafsir. Ia juga berbagi pengalaman selama menempuh pendidikan di IAIN Sultan Amai Gorontalo, mulai dari proses akademik hingga peluang karier yang dapat diraih oleh lulusan IAT.

Ruslan menekankan bahwa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir tidak hanya mempelajari teks Al-Qur’an, tetapi juga mengkaji berbagai pendekatan penafsiran, baik klasik maupun kontemporer. Hal ini membuka wawasan mahasiswa untuk memahami dinamika penafsiran Al-Qur’an dalam berbagai konteks sosial dan budaya. Selain itu, ia juga menjelaskan berbagai prospek kerja lulusan, seperti menjadi pendidik, peneliti, dai, maupun praktisi di bidang keagamaan.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi ajang motivasi bagi para pelajar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Ruslan mengajak para peserta untuk tidak ragu memilih jurusan yang berbasis keislaman, karena selain memiliki nilai spiritual, juga memiliki peluang kontribusi besar dalam membangun masyarakat yang berakhlak dan berilmu.

Para peserta tampak aktif dalam sesi tanya jawab, mengajukan berbagai pertanyaan seputar kehidupan kampus, sistem pembelajaran, hingga peluang beasiswa. Hal ini menunjukkan tingginya minat mereka terhadap pendidikan tinggi, khususnya di bidang Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas kepada para pelajar mengenai pentingnya pendidikan Al-Qur’an di tingkat perguruan tinggi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam menjaring calon mahasiswa baru yang memiliki minat dan komitmen dalam mengkaji Al-Qur’an secara akademik.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, IAIN Sultan Amai Gorontalo kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya memahami Al-Qur’an secara tekstual, tetapi juga mampu mengaktualisasikan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.